ARTIKEL I
MAKANAN KHAS DAERAH SEMARANG
Nasi Ayam Semarang

yummysemarang.blogspot.co.id
Makanan khas Semarang yang paling enak dan bikin nagih yang pertama ialah nasi ayam Semarang. Makanan yang satu ini berisikan nasi liwet plus telur rebus plus suwiran ayam yang disiram menggunakan kuah opor dan tambahan sambal goreng jipan, dijamin rasanya akan membuat Anda ketagihan ingin mencobanya lagi dan lagi.
Sekilas, nasi ayam Semarang memang menyerupai nasi liwet Solo, namun nasi ayam Semarang disajikan menggunakan sate telur puyuh, usus dan teh hangat sebagai menu pelengkapnya. Pastikan Anda telah mencicipi menu dengan kuah opor kuning khas Semarang yang satu saat berkesempatan mengunjungi kota Semarang.
Read more at : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-semarang/
ARTIKEL II
CERITA RAKYAT DARI SEMARANG
Legenda Asal Usul Kawah Sikidang Dieng
Kawah Sikidang Dieng terkenal dengan fenomena kolam kawahnya yang bisa berpindah atau melompat dalam satu kawasan yang luas. Itulah sebabnya Kawah Sikidang menjadi salah satu dari banyak kawah di kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng yang paling diminati. Berikut Legenda Asal usul Kawah Sikidang Dieng.
“Kedatangan kami ke sini adalah untuk menyampaikan pinangan Pangeran Kidang Garungan. Pangeran menyanggupi berapa pun besarnya mas kawin yang Putri ajukan,”” kata utusan Pangeran Kidang Garungan.
Putri Shinto Dewi berpikir sejenak. Pangeran kaya raya yang sedang meminangnya ini pastilah seorang yang tampan dan berwibawa. Jika tidak, pasti pangeran tersebut tidak akan melamarnya.
Pinangan Pangeran Kidang Garungan pun diterima oleh Shinto Dewi. Pangeran Garungan sangat senang ketika mendengar Iamarannya diterima. la segera mempersiapkan pesta pernikahan.
Saat hari pernikahan tiba, Pangeran Kidang Garungan dan rombongannya datang ke kediaman Shinta Dewi. Ketika bertemu dengan Sang Pangeran, Shinto Dewi sangat terkejut, karena ternyata Pangeran Kidang Garungan adalah manusia berkepala kidang (kijang) atau rusa.
Kemudian, Putri Shinto Dewi berpikir keras bagaimana cara membatalkan pernikahan tersebut. Oleh karena itu, ia mengajukan sebuah persyaratan yang sulit kepada calon suaminya itu.
“Kanda, ada satu syarat lagi yang harus Kanda penuhi jika ingin menikahiku. Daerah ini kekurangan air bersih, Dinda ingin Kanda membuatkan sebuah sumur dalam waktu semalam. Sumur tersebut harus dikerjakan oleh Kanda sendiri,”” ujar Putri Shinta Dewi.
“Baiklah, Dinda. Kanda akan memenuhi syarat tersebut,” jawab sang pangeran.
Pangeran Kidang Garungan mulai membuat sumur di lokasi yang ditunjuk oleh Putri Shinto Dewi. Dengan kesaktiannya, ia menggali sumur hanya dengan menggunakan tangan dan tanduknya. Ketika hari menjelang pagi, sumur yang sedang dibuat hampir jadi. Hal tersebut membuat Putri Shinto Dewi panik.
Karena tak ingin menikah dengan pangeran berkepala kijang itu, Putri Shinto Dewi mengerahkan pengawalnya untuk menimbun tanah yang sedang digali Pangeran Kidang Garungan. Pangeran itu panik ketika tiba-tiba saja tanah mulai Iongsor dan menimbunnya. Dengan mengerahkan kesaktiannya, timbullah ledakan dan Pangeran Kidang Garungan berusaha keluar dari celah pada timbunan tanah tersebut.
Ketika terlihat Pangeran Kidang Garungan sudah hampir keluar dari dalam sumur yang tertimbun tanah itu, pasukan Putri Shinto Dewi kembali menimbunnya.
Ketika itu, Pangeran Kidang Garungan sempat mengucapkan sumpahnya kepada Shinto Dewi, “Kelak seluruh keturunan Putri Shinta Dewi akan mempunyai rambut gembel (gimbal).”
Laiu, Pangeran Kidang Garungan tewas dalam timbunan tanah.
Sumur yang meledak itu lama-kelamaan menjadi sebuah kawah yang kemudian dinamakan Sikidang. Sampai sekarang di Dataran Tinggi Dieng banyak orang yang mempunyai rambut gimbal seperti kutukan Pangeran Kidang Garungan.
Read more at : https://histori.id/legenda-asal-usul-kawah-sikidang-dieng/
ARTIKEL III
TEMPET WISATA DI SEMARANG
Jembatan Harapan

Image Credit: Anekatempatwisata.com
TMJTI atau memiliki kepanjangan dari Taman Mini Jawa Tengah Indah tempat ini berada di Berupa Gazebo yang dihubungkan dengan jembatan yang bisa Anda lalui dengan berjalan kaki sembari menikmati keindahan. Serta terdapat juga beberapa jajanan ataupun kuliner yang dapat Anda nikmati bersama.
Pastinya jajanan atau kuliner yang di sediakan pada tempat ini murah dan sangat bersahabat dengan kantong Anda. Atau Anda bisa juga menikmati makanan tersebut sembari melihat pemandangan dari tempat ini. Perlu Anda ketahui bahwa memiliki nama Jembatan Harapan bukan berarti tempat tersebut dapat mengabulkan harapan yah kawan.
Lokasi: Jl. Puri Anjasmoro, Tawangsari, Kec. Semarang Barat, Semarang, Jawa Tengah.
Read more at : https://www.javatravel.net/tempat-wisata-semarang

Komentar
Posting Komentar